captured moments

  • 11:29:22 am on November 25, 2007 | 6

    Sebut saja Ibu Kinan yang mengajar sebagai seorang guru honorer di SD Padjadjaran. Sudah sekitar 20 tahun beliau mengabdi mentransfer ilmu yang dimiliki demi pengetahuan dan perkembangan anak didiknya sebagai dedikasinya untuk masa depan bangsa.

    Namun yang terjadi tidak seperti yang kita bayangkan, siapa sangka dengan masa kerja yang sekian lama yakni sektar 20 tahun-an, beliau waktu itu mendapat honor hanya sebesar 30 ribu rupiah saja. Sungguh meringis memang, padahal diakui atau tidak orang-orang yang duduk dipemerintahan yang menjabat saat ini atau sebelumnya sudah barang tentu melalui sentuhan seorang guru terlebih dahulu yang mendukung sejarah masa lalunya, meskipun konotasinya bisa diartikan umum. Dan pada tahun 2007 ini untuk bulan september dan oktober honor yang seharusnya beliau terima belum beliau terima sampai bulan november ini.

    Ini hanya sekelumit mengenai fenomena pengangkatan guru bantu yang ada di Indonesia.
    Tidak sedikit terdapat kejadian yang menyakitkan hati para guru honorer yang sudah mengabdi sekian tahun. Ini dikarenakan adanya ‘kecurangan’ dalam pengangkatan guru menjadi PNS. Terlepas dari kasus yang sudah menjadi rahasia umum ini di hati para guru yang paling dalam tentunya bukan itu tujuan utama mengabdi, namun demi bekal masa depan anak didik kelak.


    Get Paid to Write!
    Write your opinion, earn
    money. Min $6 up to $60

    http://www.smorty.com
    Advertisements
     

Comments

  • uwiuw 4:02 pm on November 28, 2007 | #

    fenomena guru bantu itu miris hati apalgi karena latar belakang sy itu UPI [univerdsitas pendidikan indonesia]…kalau saja pengangkatan ini rapi dan terstruktur dgn manajemen yang santun dan berkala maka mungkin maslaah ini tidak akan terjadi [walau masalah lain pasti akan timbul — apapaun itu]. maslaah pemerintah itu tidak akan berakhir karena mereka ngurus rakyat yang berjuta-juta….tapi setidaknya daerah pital seperti pendidikan tidak harus mengalami manajemen buruk yang memperkeruh situasi: membuat orang malas jadi guru [termasuk saya]. sayang ya, krn banyak orang berbakat bisnis, musik, dan juga ngajar. sy percaya ngak sembarang orang bisa ngajar…maklum itupun bakat!

  • Ihwan 10:53 pm on November 28, 2007 | #

    @uwiw :
    Iya setuju dengan pendapatnya…
    memang manajemen yg terjadi di pemerintahan itu yang masih menjadi kebingungan di tengah2 masyarakat.
    Eh omong2 rupanya uwiw karena itu ya alasan menjadi programmer seperti sekarang heuheu… 😉

  • Indra Diky 9:46 am on December 7, 2007 | #

    Iya kasian banget yang jadi guru. Bokap gue kan dulunya guru SD jadi gue tau banget. Tahun 2003, terakhir bokap dapet uang pensiunan guru, cuman 600 ribuan/bulan. Karena sekarang bokap dah meningal tinggal 300 ribuan aja yang didapet. Poor me…..

  • Ihwan 7:49 pm on December 7, 2007 | #

    @Indra
    Gpp, yang penting sekarang generasi beliau yaitu kamu bisa survive menghadapi hidup 🙂

    Terus semangat kawan !

  • ade 5:44 pm on August 7, 2008 | #

    dear all… saya ade creative rcti,kita mau bagi-bagi rejeki buat pemirsa rcti yang punya profesi sbb : guru honorer, penjaga pintu air, penjaga pintu kereta, penggali kubur,supir mobil jenazah, porter kereta api dll/ bisa hubungin di email saya a_riyanthi@yahoo.com jangan lupa alamat & no telfnya si profesi tsb ya

    tx

  • Ihwan 4:17 pm on August 12, 2008 | #

    @ade:
    Makasih infonya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: